
Jakarta, 13 Februari 2026 — Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Fatmawati, M.Ag, menjalankan tugas akademik sebagai penguji skripsi mahasiswa Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) pada Selasa (13/2). Kegiatan ujian skripsi tersebut menjadi bagian penting dalam proses akhir studi mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan sarjana di lingkungan FDIKOM.
Dalam pelaksanaan sidang skripsi, mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian yang telah disusun di hadapan dewan penguji. Sebagai penguji, Dr. Fatmawati memberikan berbagai pertanyaan, masukan, serta evaluasi terhadap isi penelitian mahasiswa, mulai dari ketepatan metodologi, kedalaman analisis, relevansi teori komunikasi dan dakwah, hingga kemampuan mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya secara ilmiah.

Selain menilai aspek teknis penulisan, beliau juga menekankan pentingnya penelitian yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu komunikasi dan dakwah di tengah dinamika masyarakat modern. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami teori secara akademis, tetapi juga mampu mengaitkan penelitian dengan fenomena sosial, perkembangan media digital, serta praktik komunikasi dakwah yang terjadi di masyarakat saat ini.
Menurutnya, sidang skripsi merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kemampuan analisis, serta kesiapan akademik sebelum terjun ke dunia profesional. “Skripsi bukan hanya syarat kelulusan, tetapi juga bentuk tanggung jawab ilmiah mahasiswa dalam menghasilkan penelitian yang bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan ujian berlangsung dalam suasana akademik yang tertib dan interaktif. Para mahasiswa terlihat antusias dalam menjawab pertanyaan serta menerima masukan dari para penguji sebagai bagian dari penyempurnaan karya ilmiah mereka.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam menjaga kualitas akademik serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi ilmiah, kemampuan komunikasi, dan pemahaman dakwah yang kuat sesuai dengan perkembangan zaman.