Dr. Fatmawati Hadiri Rapat Kerja Pusat Studi Haji dan Umrah 2026 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Tangerang Selatan, 13 Mei 2026 — Dr. Fatmawati, M.Ag menghadiri undangan Rapat Kerja Pusat Studi Haji dan Umrah Tahun 2026 yang mengusung tema “Kolaborasi Gagasan dan Mewujudkan Program yang Berdampak”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kantor Pusdiklat Kementerian Agama RI, Jalan Ir. H. Juanda No. 37, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (13/5).

Rapat kerja tersebut dihadiri oleh para akademisi, praktisi, dan mitra strategis yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekosistem haji dan umrah di Indonesia. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan menjadi forum penting untuk membahas penguatan program kerja, inovasi pelayanan, serta pengembangan kemitraan strategis dalam bidang haji dan umrah.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si, menyampaikan bahwa Pusat Studi Haji di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki posisi penting sebagai pusat studi haji pertama dan pionir di Indonesia. Menurutnya, keberadaan pusat studi ini memiliki prospek besar karena didukung sumber daya manusia yang mumpuni serta memiliki potensi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi berbagai isu dan tantangan penyelenggaraan haji dan umrah.

Ia juga menegaskan bahwa Pusat Studi Haji diharapkan mampu menghadirkan berbagai solusi dan inovasi, baik pada level kebijakan maupun praktik pelayanan di lapangan. Selain itu, kerja sama strategis dengan berbagai pihak seperti Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Kementerian Agama, lembaga keuangan syariah, hingga sektor swasta dinilai penting dalam mendukung pengembangan program-program keumatan yang berdampak luas bagi masyarakat.

Dr. Fatmawati, M.Ag sebagai Koordinator Departemen Ekosistem Haji dan Umrah Pusat Studi Haji dan Umrah Tahun 2026 memaparkan sejumlah program kerja program satu tahun kedepan yang dirancang untuk mendukung penguatan layanan dan edukasi haji serta umrah di Indonesia. Program-program tersebut meliputi literasi BPKH, penyediaan transportasi, tiket, hotel, dan makanan-minuman khas Indonesia bagi jamaah, pengembangan manasik digital yang diperbarui sesuai kebutuhan zaman, pelatihan tour leader, pelatihan tour guide atau muthowwif dan pelatihan asesor travel bersertifikat BNSP, penguatan sistem keuangan syariah, hingga pembuatan database catering haji dan umrah.

Menurutnya, program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan jamaah sekaligus memperkuat ekosistem haji dan umrah yang profesional, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan masyarakat modern. Ia menilai bahwa kolaborasi antar akademisi, pemerintah, dan sektor industri menjadi kunci penting dalam menciptakan inovasi pelayanan yang berdampak nyata bagi umat.

Melalui rapat kerja ini, Pusat Studi Haji dan Umrah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta diharapkan semakin berkembang sebagai pusat kajian yang kredibel, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi strategis dalam pengembangan penyelenggaraan haji dan umrah di Indonesia.

-RidhoFA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *