
Jakarta, 19 Mei 2025 — Dr. Fatmawati, M.Ag melaksanakan kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa Program Magister (S2) Manajemen Dakwah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Selasa (19/5). Dalam perkuliahan tersebut, mahasiswa mendapatkan materi mengenai implementasi Resource-Based View (RBV) dalam membangun keunggulan kompetitif lembaga keuangan syariah, strategi memaksimalkan modal spiritual pada ekosistem keuangan Islam, serta konsep Omnichannel Marketing dalam penguatan daya saing Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di era digital.
Pada sesi pertama, pembahasan difokuskan pada implementasi pendekatan Resource-Based View (RBV) sebagai strategi membangun keunggulan kompetitif lembaga keuangan syariah (LKS). Dalam pemaparannya, Dr. Fatmawati, M.Ag menjelaskan bahwa kekuatan utama lembaga keuangan syariah tidak hanya terletak pada aspek finansial, tetapi juga pada sumber daya internal seperti kualitas sumber daya manusia, budaya organisasi Islami, inovasi layanan, serta nilai spiritual yang menjadi ciri khas lembaga keuangan berbasis syariah.
Beliau juga menekankan pentingnya strategi memaksimalkan modal spiritual dalam membangun ekosistem keuangan Islam yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, nilai-nilai spiritual seperti amanah, transparansi, etika bisnis, dan tanggung jawab sosial menjadi kekuatan penting yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah di tengah persaingan industri keuangan modern.
Selain itu, pada sesi berikutnya mahasiswa mendapatkan materi mengenai Omnichannel Marketing dalam penguatan daya saing Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) sebagai bagian dari akselerasi ekonomi umat Islam di era digital melalui perspektif Integrated Marketing Strategy. Materi tersebut membahas bagaimana integrasi berbagai saluran pemasaran digital dan konvensional dapat meningkatkan efektivitas pelayanan, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat hubungan lembaga keuangan syariah dengan masyarakat.
Dalam penjelasannya, Dr. Fatmawati, M.Ag menegaskan bahwa transformasi digital menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi lembaga keuangan syariah, khususnya BPRS, untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat. Oleh karena itu, strategi pemasaran terpadu berbasis teknologi dinilai sangat penting dalam memperkuat daya saing ekonomi umat di tengah perkembangan industri digital yang semakin pesat.
Perkuliahan berlangsung secara interaktif dengan diskusi mengenai berbagai studi kasus pengembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia. Mahasiswa terlihat aktif dalam menyampaikan pandangan dan analisis terkait strategi penguatan ekonomi Islam melalui pendekatan manajemen, pemasaran digital, dan pengembangan sumber daya berbasis nilai spiritual.